Ayam Gobyos : Pedasnya Memang Bikin Gobyos

Satu lagi kuliner ajib yang sempat saya temui di Banyuwangi, Ayam Gobyos namanya. Kali pertama mendengar nama yang ear catching dari beberapa sahabat asal Kota Gandrung itu saja sudah membuat saya penasaran. Hal pertama yang terlintas di bayangan adalah pasti ayam ini pedes, mengingat namanya “gobyos” yang jika di Bahasa Indonesiakan menjadi “berkeringat”. Well, apa bedanya dengan ayam pedes lainnya yang bertebaran di seantero Banyuwangi?! Kata sahabat saya sih ayam gobyos ini lebih kaya rempah dan nikmat. Cuss kita coba saja…

20121201_182611

Malam itu, ketika berkunjung ke kabupaten dengan jargon “The Sunrise of Java” ini, saya diajak untuk bersantap malam di warung ayam gobyos. Officially, warung ini bernama “Nina’s Cafe”. Namun, walaupun ada embel-embel cafe, pemilik hanya memanfaatkan pelataran rumahnya yang gak luas untuk dijadikan lokasi makan pengunjung. Mungkin hanya mampu menampung kurang dari dua puluh orang pengunjung. Terdiri dari lesehan dengan meja kotak kecil dan beberapa meja kursi yang diletakkan di trotoar depan rumah. Jika dilihat dari lokasinya, memang akan membuat orang yang belum pernah mampir hanya memalingkan wajah. Bener-bener biasa, layaknya lesehan pinggir jalan di sekitaran kampus Universitas Jember. Namun janganlah melihat segala sesuatu hanya berdasarkan tampilan luar saja. Bener?!

Tempat ini tidak hanya menyediakan ayam gobyos, namun juga ada ayam goreng, ayam bakar gobyos dan nasi goreng. Semua menu ayam dipresto. Mungkin itu hal pertama yang membedakan tempat ini dengan warung makan yang lain. Tanpa blablabla, saya memilih seporsi ayam gobyos dan segelas es teh, pun begitu dengan beberapa orang sahabat.

20121201_182649

Hmmm… Untung saja pas berkunjung kesini perut sedikit terisi, kalo gak rambut saya bisa makin berdiri. Kenapa ndre?! Pelayanannya lama cyinnn… Apa gara-gara ada embel-embel “cafe” di belakang, sehingga membiarkan pengunjung untuk chit chat terlebih dahulu?! Ya, who knows. Yang pasti saya sampe duduk gak tenang hanya untuk menunggu pesanan terhidang di atas meja. Tapi feeling saya sih berkata kalo pengelola baru mengolah pesanan begitu ada pengunjung yang datang. Kalo begitu sih bisa dimaklumi ya, mungkin untuk menjaga cita rasa. Tapi tetep terlalu lama bagi saya, hehehe…

20121201_185457

Begitu seporsi ayam gobyos keluar bersama dengan sepiring nasi hangat dan segelas es teh, hmmm… aromanya langsung meracuni udara basah malam itu. Aroma rempah yang bercampur dengan aroma cabe rawit sempet bikin gatel di hidung. Penampakannya menggiurkan men. Ayam kecoklatan dengan beberapa bagian tampak menghitam efek diasap, terendam di dalam kuah kuning yang berempah. Di sekelilingnya ada irisan cabe rawit berwarna jingga serta daun kemangi. Hmmm…Adanya aroma kemangi itu semakin menambah rasa lapar yang hinggap mendadak.

Soal rasa jangan ditanya. Ternyata sahabat saya gak salah menjadikan ayam gobyos ini menjadi salah satu menu kegemarannya. Begitu menyeruput kuahnya, hmmm… bener-bener berempah dan pedesnya itu lho sempet bikin saya tersedak! Hahaha… Hangat cabe rawit langsung meluncur ke tenggorokan dan stay disana beberapa saat. Cocoklah disantap ketika udara dingin. Sumprit bikin nagih. Pun begitu dengan ayamnya. Efek presto menjadikan daging ayam begitu lembut dan tulangnyapun dapat disantap habis, bumbunyapun dengan sempurna menyerap di setiap seratnya.

Kombinasi kuah bersantan kaya rempah, aroma kemangi, hangat dan pedesnya cabe serta ayam yang bisa diluluhlantakkan menjadikan kuliner seharga Rp 10.000 (inc. Nasi) ini layak kamu cicipi ketika berkunjung ke Bumi Blambangan, selain rujak soto, rawon pecel atau nasi tempong. Tidak salah pemilik memberi nama sajian ini dengan sebutan ayam gobyos, karena pedesnya mampu membuat keringatmu mengucur deras selama menyantapnya. Salam kuliner! :D

 

Ayam Tulang Lunak “NINA’S CAFE”

Jl. Letjen. Sutoyo No. 26 Banyuwangi

Telp. (0333) 421134

Jam operasional 16.00 – 22.30 WIB

Tags: ,

Author:Andreas Setiawan

Seorang banker yang doyan makan, hobi ngayap dan bengong-bengong bego menikmati sunset.

4 Responses to “Ayam Gobyos : Pedasnya Memang Bikin Gobyos”

  1. hardian
    January 2, 2013 at 8:10 pm #

    ini recomend dr gw kan,,,,,hemmm,,,,,,,,,,

  2. January 2, 2013 at 10:43 pm #

    nampak lezat dan pedas yah

Leave a Reply